UK

Rute Inggris Selatan untuk WNI: London, Oxford, dan Desa Cotswolds

Rute Inggris selatan sebenarnya hanya punya satu keputusan besar: menjadikan ibu kota basis tunggal, atau benar-benar pindah menginap ke desa berbatu madu. Dua pilihan itu menghasilkan perjalanan yang rasanya sangat berbeda.

Tim Visa Expert GoVisablog.govisa.id
Rute Inggris Selatan untuk WNI: London, Oxford, dan Desa Cotswolds

Foto oleh Ian Kirkland di Unsplash

Rute Inggris selatan bukan soal kota mana yang kamu pilih. Hampir semua orang berangkat dengan daftar yang mirip: ibu kota, satu kota universitas, lalu kawasan pedesaan berbukit dengan desa berbatu warna madu. Yang membuat satu perjalanan terasa padat dan yang lain terasa lapang bukan daftarnya, melainkan satu keputusan yang jarang dipikirkan: kamu menaruh kopermu di mana.

Rute ini punya sifat yang tidak dimiliki rute Eropa lain. London terhubung begitu baik sehingga kamu bisa tidur di kamar yang sama sepanjang perjalanan dan tetap melihat semuanya. Tetapi begitu kamu memutuskan pindah menginap ke kawasan pedesaan, daftar yang sama berubah rasa sepenuhnya.

Sebelum memilih bentuk rutenya, pastikan dulu jenis izin masuknya jelas, sebab Inggris bukan anggota Schengen dan punya jalur pengajuan sendiri yang terpisah. Bahasannya ada di panduan visa UK Standard Visitor yang sekaligus membedakannya dari izin transit.

Persimpangan yang menentukan seluruh rencanamu

Bayangkan dua versi perjalanan dengan jumlah malam yang persis sama. Versi pertama: kamu menginap di ibu kota dari hari pertama sampai hari terakhir, dan keluar kota pada hari-hari tertentu lalu pulang ke kamar yang sama. Versi kedua: kamu menginap beberapa malam di ibu kota, lalu memindahkan koper ke sebuah desa kecil dan tinggal di sana sampai mendekati hari pulang.

Perbedaannya bukan soal efisiensi. Versi pertama memberimu kota pada pagi dan malam, saat kota itu paling hidup, tetapi pedesaan hanya kamu lihat pada jam tengah hari ketika desanya paling penuh. Versi kedua memberimu desa pada pagi buta dan sore menjelang gelap, saat jalanan kosong, tetapi kamu kehilangan malam-malam kota.

Yang kamu pilih bukan daftar tempat, melainkan jam berapa kamu ingin berada di masing-masing tempat itu.

Kalau ibu kota jadi satu-satunya tempat menginap

Pilihan ini cocok untuk perjalanan pertama, untuk yang membawa orang tua atau anak kecil, dan untuk yang tidak ingin menyetir sama sekali. Kamu bongkar koper sekali saja, tidak ada check-in dan check-out berulang, dan tiap hari kamu pulang ke tempat yang sudah kamu kenal.

  • Satu booking hotel untuk seluruh perjalanan, lebih mudah diatur dan lebih mudah dinaikkan standarnya
  • Tidak perlu menyetir, karena kota besar di selatan tersambung rel dari stasiun pusat
  • Malam di kota tetap utuh, termasuk pertunjukan dan makan di luar
  • Risiko salah sambung transportasi lebih kecil, karena titik awalmu selalu sama

Tentu ada yang dikorbankan. Kawasan pedesaan tidak pernah betul-betul kamu rasakan, karena kamu datang dan pergi bersama rombongan pengunjung lain pada jam yang sama.

Kalau kamu benar-benar pindah menginap ke pedesaan

Versi ini yang jarang dipilih wisatawan Indonesia, dan justru sering jadi bagian yang paling diingat. Menginap di desa berbatu madu artinya kamu bangun di tempat yang sepi, berjalan keluar sebelum bus pengunjung datang, dan masih di sana ketika semua orang sudah kembali ke kota. Lorong sempit di antara rumah batu berwarna madu itu terlihat sangat berbeda tanpa kerumunan.

Konsekuensinya jelas: kamu memerlukan mobil sewaan, dan hari-hari terakhirmu jauh dari bandara utama. Jadi urutan rutenya perlu disusun supaya kamu tidak kelabakan di hari pulang.

  1. Mulai dari ibu kota, selesaikan semua yang hanya ada di sana selagi badanmu masih menyesuaikan diri
  2. Pindah ke kota universitas dengan kereta, lalu ambil mobil sewaan dari sana, bukan dari pusat ibu kota
  3. Menginap di satu desa saja sebagai markas, lalu jelajahi desa sekitarnya tanpa pindah kamar lagi
  4. Kembalikan mobil di kota yang punya sambungan kereta ke bandara

Kota universitas: cukup sehari atau perlu menginap

Kota universitas di selatan termasuk yang paling sering dijadikan kunjungan sehari dari ibu kota. Isi utamanya padat dan berdekatan: halaman kampus tua, perpustakaan berkubah, museum kecil, dan sungai tempat orang mendorong perahu dengan tongkat panjang.

Tapi ada satu alasan kuat menginap semalam: kota itu titik ganti paling masuk akal antara bagian perjalanan dengan kereta dan bagian dengan mobil. Kamu bisa mengambil mobil pagi-pagi dalam keadaan segar, bukan sesudah setengah hari berjalan kaki. Kalau kamu memilih versi basis tunggal, kota ini memang cukup dikunjungi sehari.

Kalau kamu justru ingin menyambung rute ini ke utara sampai dataran tinggi, kerangkanya sudah dibahas terpisah di itinerary Inggris dan Skotlandia sehingga artikel ini sengaja berhenti di selatan saja.

Kenyataan kawasan pedesaan: rel tidak masuk ke desanya

Ini bagian yang paling sering membuat rencana berantakan. Desa berbatu madu yang kamu lihat di foto sebagian besar tidak dilewati rel. Ada stasiun di tepian kawasan, tetapi desa yang paling kamu ingin lihat berada di antara stasiun-stasiun itu, dihubungkan jalan sempit berpagar tanaman tinggi. Bus desa ada, namun jadwalnya disusun untuk penduduk setempat, dan di akhir pekan menyusut.

Jadi pilihannya memang hanya dua: terima bahwa kamu cuma menyentuh satu titik yang terjangkau kereta, atau sewa mobil dan nikmati kawasan itu sebagaimana mestinya. Perlu diingat, di sana orang menyetir di lajur kiri seperti di Indonesia, tetapi jalan desanya sering hanya cukup untuk satu mobil.

Urusan izin mengemudinya perlu disiapkan dari Indonesia dan tidak bisa diurus mendadak di sana, dan langkahnya ada di cara mengurus SIM Internasional sebelum kamu menekan tombol booking mobilnya.

Membagi malam tanpa merasa dikejar

Patokan pembagian malam lebih berguna daripada menghitung-hitung perjalanan. Untuk liburan sepuluh hari dari Indonesia, bagian ibu kota layak mendapat porsi terbesar, karena isinya paling banyak dan karena hari pertamamu sebagian habis untuk pulih dari penerbangan.

  • Versi basis tunggal: seluruh malam di ibu kota, dengan dua atau tiga hari dipakai keluar kota
  • Versi pindah menginap: porsi terbesar di ibu kota, satu malam di kota universitas sebagai titik ganti, sisanya di satu desa
  • Jangan mengisi hari terakhir dengan perpindahan panjang, sisakan untuk kembali mendekati bandara
  • Jangan memecah menginap di dua desa berbeda, karena bongkar koper berulang memakan waktu jalan-jalan

Musim dan pengaruhnya pada pilihan ini

Musim panas kira-kira Juni sampai Agustus di belahan bumi utara memberi sore yang panjang, dan itu berguna kalau kamu menginap di desa, karena masih ada cahaya setelah pengunjung lain pergi. Musim dingin kira-kira Desember sampai Februari membuat hari gelap lebih cepat, sehingga versi basis tunggal biasanya lebih masuk akal. Siapkan lapisan pakaian dan jaket tahan air.

Yang perlu disiapkan dari Indonesia

Ada dua hal administratif yang stabil. Pertama, paspormu sebaiknya masih berlaku minimal enam bulan dihitung dari tanggal rencana pulang, bukan dari tanggal keberangkatan. Kedua, Inggris mengurus izin masuknya sendiri, jadi jangan menganggap rencana ini satu paket dengan rencana ke Eropa daratan.

Selebihnya urusan kenyamanan. Siapkan peta offline untuk kawasan pedesaan, karena sinyal di jalan sempit berpagar tanaman tidak selalu penuh. Download juga bukti booking hotel dan itinerary selagi masih di kota.

Di desa kecil, pilihan tempat makan menyusut jauh dan jam tutupnya lebih awal daripada di kota, jadi strategi umumnya ada di panduan mencari makanan halal dan sebaiknya kamu terapkan sejak hari pertama.

Cara memutuskan dalam satu menit

Kalau ini perjalanan jauh pertamamu, kalau kamu bepergian dengan orang tua atau anak kecil, atau kalau kamu tidak ingin menyetir, ambil versi basis tunggal dan terima bahwa pedesaan hanya kamu sentuh sebentar. Kamu tetap akan melihat semua yang ada di daftarmu.

Kalau kamu sudah pernah berkeliling kota besar Eropa dan nyaman menyetir di jalan sempit, pindah menginap ke desa akan memberimu bagian perjalanan yang tidak bisa ditiru kunjungan sehari. Pilih satu, lalu susun seluruh pemesanan mengikutinya. Yang membuat rute ini kacau biasanya bukan salah memilih, melainkan mencoba melakukan keduanya sekaligus.