Syarat dan Dokumen Visa Turis Lituania untuk WNI: Urutan Pengerjaan
Daftar berkasnya tidak panjang, yang bikin kewalahan adalah urutannya. Artikel ini menyusun dokumen visa turis Lituania menurut berkas mana yang harus jadi lebih dulu karena berkas lain bergantung padanya.

Foto oleh Johanneke Kroesbergen-Kamps di Unsplash
Daftar berkas visa turis Lituania sebenarnya tidak panjang. Yang bikin pengajuan terasa berat biasanya bukan jumlah dokumennya, melainkan urutannya. Sebagian berkas baru bisa dibuat setelah berkas lain selesai, dan sebagian lagi bergantung pada orang di luar kendalimu, misalnya bagian HR di kantor atau petugas bank. Jadi artikel ini tidak menyusun daftarnya menurut jenis dokumen, melainkan menurut kapan tiap berkas harus jadi.
Lituania berada di wilayah Schengen, jadi yang kamu ajukan adalah visa Schengen jangka pendek dengan Lituania sebagai negara tujuan utama. Seluruh pembahasan di bawah khusus untuk perjalanan wisata jangka pendek, dan daftar berkas yang disusun di sini mengikuti jalur itu saja.
Kenapa daftar berkas lebih berguna dibaca sebagai jadwal
Checklist berkas biasanya ditulis sebagai daftar sejajar, seolah semuanya bisa kamu kerjakan di hari yang sama. Kenyataannya tidak. Ada berkas yang hanya butuh beberapa menit karena cukup kamu isi sendiri, dan ada berkas yang perlu menunggu pihak lain menandatangani, mencetak, atau mengirimkannya. Kalau kamu mengerjakan daftar itu dari atas ke bawah tanpa melihat ketergantungannya, yang terjadi adalah kamu selesai cepat di bagian yang mudah lalu terhenti lama di bagian yang sebenarnya harus dimulai paling awal.
- Berkas yang dibuat pihak lain harus diminta paling dulu, karena waktunya bukan milikmu
- Berkas yang isinya memuat tanggal hanya bisa final setelah kerangka tanggal perjalanan terkunci
- Berkas yang kamu urus sendiri secara online bisa diselesaikan paling akhir tanpa risiko besar
Lapisan pertama, paspor dan kerangka tanggal
Hampir semua berkas lain memuat salah satu dari dua hal ini: nomor paspor atau tanggal perjalanan. Karena itu keduanya harus beres lebih dulu. Periksa masa berlaku paspormu dengan patokan yang benar, yaitu paspor masih berlaku minimal 6 bulan dihitung dari tanggal rencana pulang, bukan dari tanggal berangkat. Kalau hitungannya mepet, urusan perpanjangan paspor otomatis jadi pekerjaan nomor satu dan sisa daftar ini menunggu.
- Pastikan masa berlaku paspor memenuhi patokan 6 bulan sejak rencana pulang
- Pastikan masih ada halaman visa yang kosong dan bersih
- Tetapkan tanggal masuk dan keluar wilayah Schengen, termasuk kota tempat kamu mendarat dan dari mana kamu terbang pulang
- Cek sisa hak tinggalmu dengan aturan 90 hari dalam 180 hari kalau kamu baru saja ke Eropa
Kalau perjalananmu melintas ke negara tetangga lewat jalur darat, kerangka tanggalnya perlu digarap lebih awal lagi dan hal itu sudah dibahas tersendiri di panduan syarat visa turis Lituania untuk perjalanan darat, sehingga halaman ini bisa fokus pada berkasnya saja.
Lapisan kedua, berkas yang harus diminta ke orang lain
Begitu tanggal terkunci, langsung kirim permintaan ke semua pihak yang harus membuatkan dokumen untukmu. Ini bagian yang paling sering jadi penyebab mundurnya jadwal pengajuan, karena di sini kamu hanya bisa menunggu.
Dokumen pekerjaan
Untuk pegawai, yang dibutuhkan adalah surat keterangan kerja berbahasa Inggris yang menyebut posisi, lama bekerja, dan keterangan bahwa kamu akan kembali bekerja setelah cuti. Minta sekalian slip gaji beberapa bulan terakhir dalam satu kali permintaan supaya kamu tidak dua kali bolak-balik ke HR. Kalau kamu pekerja lepas atau punya usaha sendiri, yang berperan sama adalah akta atau izin usaha serta bukti penghasilan yang bisa ditelusuri.
Isi dan format surat ini punya aturan sendiri yang sering salah, dan rinciannya ada di panduan surat keterangan kerja untuk visa turis supaya kamu tidak perlu meminta revisi ke kantor.
Bukti dana
Bukti dana berbentuk rekening koran yang dicetak dan disahkan bank, bukan tangkapan layar aplikasi. Karena harus diambil ke bank dan kadang perlu waktu, ajukan permintaannya pada hari yang sama saat kamu meminta surat kantor. Satu hal yang sering terlewat: rekening koran punya tanggal cetak, jadi kalau kamu mencetaknya terlalu awal lalu pengajuanmu tertunda, berkas itu bisa dianggap tidak lagi berlaku dan harus dicetak ulang.
Berkas yang paling cepat basi justru berkas yang paling sering dicetak terlalu dini.
Lapisan ketiga, berkas yang kamu beli atau pesan sendiri
Setelah tanggal pasti dan dokumen dari pihak lain sudah jalan, baru masuk ke berkas yang kamu adakan sendiri. Semua berkas di lapisan ini memuat tanggal, jadi memang tidak boleh dikerjakan lebih dulu.
- Asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimal EUR 30.000 yang berlaku untuk seluruh wilayah Schengen dan menutup seluruh rentang tanggal perjalanan
- Bukti akomodasi berupa booking hotel atau penginapan yang dibuat atas nama persis seperti tertulis di paspor, atau surat undangan kalau kamu menginap di rumah kerabat
- Rencana penerbangan dan itinerary yang konsisten dengan tanggal di formulir dan di polis asuransi
Polis asuransi adalah berkas yang paling mudah salah pilih karena banyak produk terlihat mirip, dan cara menyaringnya dibahas di panduan memilih asuransi perjalanan visa Schengen sebelum kamu membayar.
Perhatikan juga kecocokan antarberkas di lapisan ini. Kalau polis asuransi berakhir satu hari lebih cepat dari tanggal pulang di itinerary, atau nama di booking hotel berbeda ejaan dengan nama di paspor, pemeriksa akan melihatnya sebagai dua versi rencana yang berbeda. Lebih aman memeriksa ketiganya berdampingan di satu waktu, bukan satu per satu saat masing-masing baru selesai dibuat.
Lapisan keempat, formulir dan foto
Formulir sengaja diletakkan paling akhir, dan ini kebalikan dari kebiasaan banyak orang. Formulir meminta nomor paspor, tanggal masuk dan keluar, alamat tempat menginap, serta keterangan pekerjaan. Artinya formulir hanyalah tempat menyalin isi berkas yang sudah ada. Mengisinya lebih dulu berarti kamu menebak, dan tebakan itulah yang nantinya berbeda dengan dokumen pendukung.
Kolom yang paling sering salah diisi sudah dikumpulkan di catatan kolom formulir visa yang sering salah, dan sebaiknya kamu baca sambil mengisi, bukan sesudahnya.
Foto bisa dibuat kapan saja selama masih tergolong baru, tapi jangan pakai sisa foto lama dari laci. Ukuran, latar belakang, dan proporsi wajah mengikuti standar foto biometrik, dan foto yang dicetak sendiri di rumah hampir selalu bermasalah di bagian ketajaman serta warna latar.
Berkas yang paling sering membuat pengajuan dikembalikan
Pengembalian berkas jarang disebabkan dokumen yang hilang sama sekali. Biasanya dokumennya ada, tapi bentuknya tidak memenuhi syarat atau isinya tidak nyambung dengan dokumen lain. Pola yang paling sering muncul kira-kira begini.
- Asuransi dengan nilai pertanggungan di bawah syarat, atau rentang tanggalnya tidak menutup seluruh perjalanan
- Rekening koran berupa cetakan sendiri tanpa pengesahan bank, atau periodenya terlalu pendek
- Bukti akomodasi yang hanya menutup beberapa malam pertama padahal perjalananmu lebih panjang
- Surat kantor tanpa kop, tanpa tanda tangan, atau tidak menyebut cuti dan rencana kembali bekerja
- Beda ejaan nama antara paspor, tiket, booking, dan formulir
- Foto yang sudah terlalu lama atau latar belakangnya tidak sesuai standar
Urutan kerja yang bisa kamu tiru
Kalau semuanya diringkas, inilah urutan pengerjaan yang membuat kamu jarang terhenti menunggu.
- Cek paspor lalu tetapkan tanggal masuk dan keluar wilayah Schengen
- Di hari yang sama, kirim permintaan surat kantor dan permintaan rekening koran ke bank
- Sambil menunggu keduanya, selesaikan booking akomodasi dan rencana penerbangan
- Beli polis asuransi setelah tanggal benar-benar tidak akan berubah lagi
- Isi formulir dengan menyalin dari berkas yang sudah ada di tanganmu
- Cetak foto, lalu periksa seluruh berkas berdampingan untuk mencari beda nama dan beda tanggal
- Ambil jadwal appointment dan datang dengan berkas yang sudah diurutkan
Cara ini tidak mempercepat proses di kedutaan, dan memang bukan itu tujuannya. Yang dihindari adalah waktu terbuang di sisi kamu sendiri, misalnya rekening koran yang harus dicetak dua kali karena diambil terlalu dini, atau formulir yang harus diisi ulang karena alamat penginapan berubah. Mulai dari berkas yang waktunya bukan milikmu, dan sisanya akan menyusul dengan sendirinya.