Paspor

Mengambil Paspor yang Sudah Jadi: Boleh Diwakilkan atau Dikirim ke Rumah?

Paspor sudah dicetak, tapi kamu tidak bisa datang sendiri ke kantor imigrasi. Ketahui siapa yang boleh mewakili, cara menyusun surat kuasa yang tidak ditolak loket, dan apa yang terjadi kalau pengambilan kamu tunda.

Tim Visa Expert GoVisablog.govisa.id
Mengambil Paspor yang Sudah Jadi: Boleh Diwakilkan atau Dikirim ke Rumah?

Foto oleh smallbox di Unsplash

Permohonan paspor tidak selesai di hari wawancara. Setelah berkas diverifikasi, foto diambil, dan sidik jari terekam, masih ada satu tahap yang sering dianggap formalitas: mengambil buku paspor yang sudah dicetak. Justru di sini banyak rencana perjalanan tersendat, karena pemohon salah menebak siapa yang boleh mengambilkan, atau menunda datang ke loket sampai jadwal terbangnya sudah dekat.

Artikel ini membahas tahap paling akhir itu: kapan kamu tahu paspor sudah siap, siapa yang boleh mewakili, seperti apa surat kuasa yang diterima petugas, kapan pengiriman ke rumah masuk akal, dan apa risikonya kalau buku itu dibiarkan menganggur.

Kenapa tahap pengambilan sering diremehkan

Energi pemohon habis di tahap awal: berburu kuota antrean, menyiapkan dokumen, lalu bernapas lega begitu petugas bilang berkas lengkap. Rasanya sudah selesai, padahal paspor belum menjadi milikmu sampai kamu menandatangani tanda terima di loket. Karena tahap ini jatuh di hari kerja yang berbeda, kamu harus menyediakan izin kantor untuk kedua kalinya. Di titik itulah orang mencari jalan pintas: menitipkan ke saudara atau berharap ada layanan antar. Sebagian jalan pintas itu tersedia, tapi masing-masing ada syaratnya.

Kalau kamu belum sampai ke tahap ini dan masih menimbang kantor mana yang paling masuk akal didatangi dua kali, bacalah dulu panduan memilih kantor imigrasi dan kuota antrean supaya lokasi yang kamu pilih tidak menyulitkan di hari pengambilan.

Cara mengetahui paspormu sudah siap diambil

Jangan menebak. Pantau beberapa kanal resmi sekaligus supaya kamu tidak bergantung pada notifikasi yang mungkin tidak sampai ke ponselmu.

  • Aplikasi permohonan paspor tempat kamu mendaftar, yang menampilkan status sampai tahap paspor selesai dicetak
  • Notifikasi resmi dari kantor imigrasi tempat kamu mengajukan
  • Kanal informasi kantor imigrasi setempat, karena tiap kantor punya jam layanan pengambilan sendiri
  • Bukti permohonan dan bukti pembayaran yang kamu simpan, karena nomor permohonan di situ dipakai saat bertanya

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah datang sebelum statusnya berubah menjadi selesai, lalu dipulangkan karena buku paspor memang belum keluar dari mesin cetak.

Siapa yang boleh mengambil paspor selain kamu

Prinsipnya sederhana: paspor adalah dokumen milik perorangan, jadi pemiliknya sendiri yang paling berhak mengambil. Praktiknya kantor imigrasi tetap mengakomodasi perwakilan dalam situasi tertentu.

  • Pemohon dewasa mengambil sendiri, membawa kartu identitas asli dan bukti permohonan
  • Anggota keluarga inti yang hubungannya bisa dibuktikan lewat kartu keluarga atau akta, biasanya untuk pemohon yang berhalangan, lanjut usia, atau sedang sakit
  • Orang tua atau wali yang mengambilkan paspor anak, karena anak belum bisa menandatangani tanda terima sendiri
  • Pihak lain di luar keluarga inti, yang hanya diterima bila membawa surat kuasa bermeterai beserta identitas asli pemberi dan penerima kuasa

Kewenangan menerima atau menolak perwakilan ada di petugas loket, dan sebagian kantor lebih ketat daripada kantor lain. Menanyakan lebih dulu selalu lebih murah daripada memulangkan orang dengan tangan kosong.

Menyiapkan surat kuasa yang tidak ditolak di loket

Surat kuasa pengambilan paspor bukan dokumen rumit, tapi bisa ditolak kalau ada bagian yang kosong atau tidak konsisten dengan identitas yang dibawa. Susun dengan urutan berikut.

  1. Tulis identitas lengkap pemberi kuasa: nama sesuai kartu identitas, nomor identitas, dan alamat
  2. Tulis identitas penerima kuasa dengan format yang sama, dan pastikan ejaannya persis sama dengan kartu identitas yang akan dibawa
  3. Sebutkan maksud pemberian kuasa secara spesifik, yaitu mengambil paspor atas nama pemberi kuasa, lengkap dengan nomor permohonan
  4. Sebutkan alasan pemberi kuasa berhalangan hadir, karena petugas sering menanyakannya
  5. Bubuhkan meterai pada kolom tanda tangan pemberi kuasa, lalu tanda tangani di atas meterai
  6. Lampirkan fotokopi identitas pemberi kuasa, dan minta penerima kuasa membawa identitas aslinya sendiri

Kesalahan paling umum bukan pada isi surat, melainkan pada ketidakcocokan nama. Nama di surat kuasa harus sama huruf demi huruf dengan kartu identitas dan data permohonan. Memendekkan nama tengah pun bisa jadi alasan penolakan.

Surat kuasa yang baik tidak menyisakan satu pun pertanyaan yang harus dijawab lewat telepon di depan loket.

Opsi paspor dikirim ke alamat rumah

Sejumlah kantor imigrasi menyediakan pengantaran paspor lewat jasa pengiriman, sehingga kamu tidak perlu datang kedua kali. Layanan ini tidak seragam di semua kantor, dan umumnya harus didaftarkan selagi kamu masih berada di kantor imigrasi, bukan setelah paspor selesai dicetak. Ongkos kirim ditanggung pemohon.

Timbang tiga hal: harus ada orang di alamat tujuan yang siap menerima dan menandatangani, kamu kehilangan kesempatan memeriksa buku paspor di depan petugas, dan waktu tempuh pengiriman menambah rentang tunggu. Opsi ini kurang cocok kalau jadwal keberangkatanmu sudah mepet.

Apa pun cara pengambilannya, periksa isi buku paspormu segera setelah diterima dengan mengikuti daftar periksa di artikel salah cetak di paspor baru karena koreksi jauh lebih mudah diurus sebelum paspor dipakai mengajukan visa.

Yang wajib dibawa dan diperiksa di hari pengambilan

Datang dengan berkas lengkap membuat urusan di loket selesai dalam hitungan menit. Siapkan semuanya dalam satu map.

  • Kartu identitas asli pemilik paspor, dan identitas asli penerima kuasa kalau diwakilkan
  • Bukti permohonan serta bukti pembayaran yang kamu terima saat pengajuan
  • Surat kuasa bermeterai lengkap dengan lampirannya, bila pengambilan diwakilkan
  • Paspor lama, kalau permohonanmu adalah penggantian dan buku lamanya masih ada padamu
  • Pena sendiri, karena tanda terima harus ditandatangani di tempat

Begitu buku paspor diserahkan, jangan langsung memasukkannya ke tas. Buka halaman data, cocokkan nama, tempat dan tanggal lahir, nomor paspor, serta tanggal berlaku. Kalau ada yang janggal, sampaikan selagi kamu masih di kantor.

Bagian ini kelanjutan langsung dari tahap perekaman data yang dibahas di panduan foto dan sidik jari di kantor imigrasi sehingga isi halaman data seharusnya sama persis dengan yang kamu konfirmasi waktu itu.

Risiko menunda pengambilan paspor

Paspor yang sudah dicetak tetapi tidak diambil bukan sekadar dokumen yang menganggur. Ada beberapa konsekuensi nyata yang perlu kamu timbang.

  • Paspor yang tidak diambil dalam jangka waktu tertentu dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan dibatalkan, sehingga kamu mengulang permohonan dari awal
  • Masa berlaku dihitung sejak tanggal penerbitan, bukan sejak kamu mengambilnya, jadi menunda berarti membuang sebagian umur dokumenmu
  • Pengajuan visa tidak bisa dimulai tanpa paspor fisik, dan banyak kedutaan menahan paspor selama proses berlangsung
  • Harga tiket dan ketersediaan kursi bergerak terus, sehingga penundaan administratif ini sering berujung pada ongkos yang lebih mahal

Karena itu, langsung cocokkan tanggal habis berlakunya dengan rencana perjalananmu. Hampir semua negara tujuan mensyaratkan paspor berlaku minimal enam bulan, dan enam bulan itu diukur dari tanggal rencana pulangmu, bukan dari tanggal berangkat.

Setelah paspor baru ada di tanganmu

Mendapatkan buku paspor bukan garis akhir, melainkan garis start untuk urusan berikutnya. Selesaikan langkah-langkah kecil ini di minggu yang sama.

  1. Foto atau pindai halaman data dan simpan di tempat yang bisa kamu akses tanpa koneksi, terpisah dari buku fisiknya
  2. Catat nomor paspor dan tanggal berlakunya untuk mengisi formulir visa nanti
  3. Simpan paspor lama kalau masih dikembalikan padamu, karena riwayat perjalanan di dalamnya berguna saat mengajukan visa
  4. Perbarui data paspor di akun maskapai, aplikasi pemesanan, dan program loyalitas yang kamu pakai
  5. Simpan buku paspor di tempat kering dan datar, jauh dari lipatan dan kelembapan

Langkah pembaruan data itu lebih panjang daripada yang terlihat, dan rinciannya bisa kamu ikuti di artikel nomor paspor berganti dan apa saja yang perlu diperbarui supaya tidak ada pemesanan yang masih menyimpan nomor paspor lamamu.

Catatan pembatas: pembahasan ini berlaku untuk paspor biasa yang kamu pakai berwisata, bukan untuk keperluan bekerja, belajar, atau menetap di luar negeri yang punya jalur tersendiri.

Ringkasan sebelum kamu berangkat ke loket

Pastikan statusnya sudah menyatakan paspor selesai dicetak. Tentukan sejak awal siapa yang mengambil, dan kalau bukan kamu sendiri, siapkan surat kuasa bermeterai dengan ejaan nama yang persis. Begitu buku paspor ada di tanganmu, periksa halaman data sebelum melangkah keluar, lalu hitung apakah masa berlakunya masih aman untuk tanggal rencana pulangmu.