Amerika Serikat

Aplikasi yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat ke Amerika Serikat

Liburan ke Amerika Serikat hampir selalu berarti berpindah kota dengan jarak yang sangat jauh, dan itu mengubah aplikasi apa saja yang perlu kamu siapkan. Panduan ini mengelompokkannya per kebutuhan, dari transportasi daring sampai peta luring.

Tim Visa Expert GoVisablog.govisa.id
Aplikasi yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat ke Amerika Serikat

Foto oleh Gary Yost di Unsplash

Perjalanan liburan ke Amerika Serikat hampir tidak pernah berhenti di satu kota. Banyak orang menggabungkan New York dengan Washington DC, atau Los Angeles dengan San Francisco dan Las Vegas, dan begitu peta dibuka barulah terasa bahwa jarak antarkota di sana bukan jarak yang bisa ditempuh sambil santai. Perpindahan yang di Eropa cukup naik kereta beberapa jam, di Amerika Serikat sering berarti penerbangan domestik, bus jarak jauh, atau menyetir berjam-jam melewati wilayah yang sinyalnya putus-putus.

Karena itu daftar aplikasi untuk perjalanan ke Amerika Serikat sebaiknya tidak disusun per aplikasi, tetapi per kebutuhan yang muncul ketika kamu berpindah kota. Bagaimana bergerak di dalam kota, bagaimana berpindah antarkota, bagaimana bertahan ketika sinyal hilang, dan bagaimana membaca satuan yang berbeda dari yang biasa kamu pakai. Semua yang disebut di bawah adalah aplikasi yang sudah mapan, tetapi ketersediaan, fitur, dan cakupan wilayahnya berbeda-beda per kota dan per versi, jadi perlakukan tulisan ini sebagai kerangka berpikir, bukan janji.

Siapkan dan uji semuanya sebelum berangkat

Kesalahan paling umum adalah mengunduh aplikasi setelah mendarat. Di bandara asing, dengan koneksi seadanya dan kepala yang lelah, membuat akun baru justru jadi hambatan. Sebagian aplikasi meminta verifikasi lewat SMS, dan itu merepotkan kalau kartu SIM Indonesia sudah kamu nonaktifkan. Sebagian lain meminta konfirmasi dari aplikasi bank di Indonesia.

Aturan sederhananya: aplikasi diunduh, akun dibuat, dan metode pembayaran dipasang selagi kamu masih di rumah, dengan nomor Indonesia yang masih aktif. Kalau memungkinkan, lakukan satu transaksi kecil atau satu pencarian percobaan supaya kamu tahu aplikasinya benar-benar jalan di akunmu.

  • Buat akun dan verifikasi nomor telepon jauh hari, bukan di hari keberangkatan.
  • Pasang metode pembayaran dan pastikan kartumu memang bisa dipakai untuk transaksi luar negeri.
  • Sebagian aplikasi hanya muncul di toko aplikasi wilayah tertentu, jadi cek ketersediaannya lebih awal.
  • Aktifkan notifikasi untuk aplikasi maskapai dan transportasi supaya perubahan jadwal tidak terlewat.

Transportasi daring untuk jarak pendek di dalam kota

Di dalam kota, kebutuhan pertamamu adalah berpindah dari bandara ke penginapan lalu berkeliling. Dua nama yang paling umum dipakai di banyak kota di Amerika Serikat adalah Uber dan Lyft. Keduanya bekerja mirip dengan layanan yang sudah kamu kenal di Indonesia, tetapi cakupan kota, jenis armada, dan aturan penjemputannya berbeda-beda.

Hal yang sering membingungkan pendatang adalah titik penjemputan di bandara. Bandara besar punya zona khusus untuk kendaraan aplikasi, kadang di lantai berbeda dari pintu kedatangan, dan aplikasi akan memberi kode zona yang harus kamu cocokkan. Berdiri di titik yang salah membuat pesananmu batal.

Di beberapa kota, transportasi umum justru lebih efisien daripada kendaraan aplikasi pada jam sibuk. Fitur transit di aplikasi peta biasanya sudah cukup untuk membaca jalur kereta bawah tanah dan bus, termasuk cara membayar tanpa kartu fisik di kota yang mendukungnya.

Navigasi dan lalu lintas saat menyetir antarkota

Menyetir sendiri adalah cara yang wajar untuk rute seperti pantai barat atau taman nasional yang tidak terjangkau transportasi umum. Untuk ini kamu butuh dua hal berbeda: aplikasi peta untuk rute, dan informasi lalu lintas yang hidup. Google Maps dan Apple Maps menangani rute dan panduan lajur, sementara Waze dikenal karena laporan lalu lintas dari sesama pengguna, termasuk jalan tertutup dan antrean mendadak.

Yang perlu kamu perhatikan sejak awal adalah jalan berbayar. Sebagian ruas jalan tol di sana tidak melayani pembayaran tunai dan hanya membaca perangkat elektronik atau pelat nomor, lalu tagihannya masuk ke perusahaan penyewaan mobil. Tanyakan skema ini ke penyedia mobil sewaan sebelum berangkat, dan atur preferensi rute di aplikasi peta kalau kamu ingin menghindarinya.

Sebelum semua itu, pastikan dokumen menyetirmu beres, karena aplikasi navigasi tidak menolong kalau kamu tidak boleh memegang setir. Bacaan soal SIM internasional untuk menyetir di luar negeri menjelaskan apa yang perlu disiapkan dari Indonesia.

Penerbangan domestik dan aplikasi maskapai

Untuk jarak seperti pantai timur ke pantai barat, penerbangan domestik hampir selalu jadi pilihan. Maskapai besar di sana seperti Delta, United, American Airlines, Southwest, JetBlue, dan Alaska Airlines punya aplikasi resmi masing-masing, dan aplikasi itu bukan sekadar pelengkap. Di sanalah boarding pass digital, informasi gerbang keberangkatan, dan pemberitahuan perubahan jadwal muncul paling cepat.

Unduh aplikasi maskapai yang tiketnya sudah kamu pegang, lalu masukkan kode booking-nya sebelum berangkat. Kalau perjalananmu memakai lebih dari satu maskapai, siapkan semuanya. Perubahan gerbang di bandara besar bisa terjadi mendadak dan papan informasi tidak selalu jadi yang pertama diperbarui.

Catatan penting soal bagasi: kebijakan bagasi kabin dan bagasi tercatat untuk penerbangan domestik berbeda dari penerbangan internasional yang membawamu ke sana, dan berbeda antarmaskapai. Cek langsung di aplikasi atau situs resmi maskapai yang bersangkutan, jangan berasumsi jatah bagasi internasionalmu otomatis berlaku di rute lanjutan.

Untuk koridor tertentu, terutama di timur laut, kereta antarkota jadi alternatif yang masuk akal dan operatornya punya aplikasi sendiri untuk tiket dan jadwal.

Peta luring untuk wilayah yang sinyalnya hilang

Ini bagian yang paling sering diremehkan. Begitu kamu keluar dari kota besar dan masuk ke jalan antarnegara bagian, taman nasional, atau area gurun, sinyal seluler bisa hilang berjam-jam. Aplikasi peta yang mengandalkan koneksi langsung berhenti berguna tepat ketika kamu paling membutuhkannya.

Google Maps punya fitur mengunduh area peta untuk dipakai tanpa koneksi, dan ada pula aplikasi peta luring lain seperti Organic Maps atau Maps.me yang memang dirancang untuk pemakaian tanpa sinyal. Cakupan dan kelengkapan datanya berbeda-beda, jadi ada baiknya menyiapkan lebih dari satu.

  1. Unduh peta area untuk setiap kota dan setiap rute antarkota yang akan kamu lewati, selagi masih terhubung wifi.
  2. Simpan alamat penginapan, kantor penyewaan mobil, dan titik penting lain sebagai lokasi tersimpan.
  3. Ambil tangkapan layar rute utama sebagai cadangan terakhir kalau aplikasi bermasalah.
  4. Periksa ulang peta luring beberapa hari sebelum berangkat karena sebagian aplikasi menghapus unduhan lama secara otomatis.

Konversi satuan dan hal kecil yang bikin salah paham

Amerika Serikat memakai satuan yang berbeda dari yang kamu pakai sehari-hari. Suhu dalam Fahrenheit, jarak dalam mil, bahan bakar dalam galon, dan berat dalam pound atau ons. Ini bukan sekadar soal rasa penasaran. Salah membaca perkiraan cuaca membuatmu salah membawa jaket, dan salah membaca jarak membuatmu salah memperkirakan berapa lama perjalanan hari itu.

Ponsel modern biasanya sudah punya aplikasi kalkulator dengan mode konversi bawaan, dan mesin pencari juga bisa mengonversi langsung. Kalau kamu lebih nyaman dengan aplikasi khusus konversi satuan, unduh satu saja yang bisa jalan tanpa koneksi, karena justru saat luring kamu paling butuh mengecek jarak. Aplikasi penerjemah dengan paket bahasa luring juga berguna untuk membaca papan atau menu yang istilahnya tidak familier.

Soal uang, biasakan membaca struk sampai selesai. Harga yang tertera di rak atau menu sering belum termasuk pajak, dan untuk layanan tertentu ada komponen tip yang kadang sudah ditambahkan otomatis ke tagihan rombongan. Jangan menebak, cukup baca rincian yang tercetak.

Mencari tempat makan, jam buka, dan hal harian lain

Untuk urusan makan, dua sumber yang paling banyak dipakai adalah Yelp dan ulasan di aplikasi peta. Keduanya berguna bukan hanya untuk menilai rasa, tetapi untuk memastikan jam buka. Di banyak tempat, terutama di kota kecil sepanjang rute antarkota, restoran tutup lebih awal daripada yang kamu bayangkan, dan hari libur bisa mengubah jadwal.

Kalau kamu punya pantangan makanan, fitur pencarian berbasis kata kunci di aplikasi ulasan membantu menyaring pilihan sebelum kamu berkendara jauh ke satu tempat. Untuk restoran yang butuh reservasi, aplikasi pemesanan meja seperti OpenTable umum dipakai. Layanan pesan antar makanan juga tersedia luas di kota besar, meski cakupannya menipis di daerah.

Kalau kamu terbiasa membayar dengan cara dari Indonesia, cek dulu apa yang berlaku di sana, dan bacaan tentang pembayaran QRIS di luar negeri bisa jadi pengingat bahwa metode favoritmu belum tentu diterima di semua negara.

Menata semuanya di ponsel supaya tidak repot

Setelah semua terpasang, satukan aplikasi perjalanan dalam satu folder di layar utama supaya kamu tidak mencari-cari sambil menarik koper. Simpan salinan digital paspor, visa, konfirmasi penerbangan, dan bukti akomodasi di tempat yang bisa dibuka tanpa koneksi, lalu siapkan satu salinan cetak untuk keadaan darurat.

Pikirkan juga daya dan konektivitas. Perjalanan antarkota berarti seharian di luar dengan ponsel yang terus menyala untuk navigasi, jadi power bank dan pengisi daya mobil sangat membantu. Untuk internet, kartu SIM lokal atau eSIM biasanya lebih murah daripada roaming, tetapi pastikan ponselmu mendukung dan pastikan pula kamu masih bisa menerima kode verifikasi dari bank di Indonesia setelah nomor utamamu tidak aktif.

Simpan juga informasi kontak darurat dan detail polis asuransimu di tempat yang mudah diakses, dan panduan soal menghadapi darurat medis di luar negeri berguna dibaca sebelum berangkat, terutama karena skema dan tanggungan layanan kesehatan di sana bisa jauh berbeda dari yang kamu kenal.

Aplikasi tidak menggantikan persiapan dokumen

Sepraktis apa pun ponselmu, semua ini baru berguna kalau kamu memang bisa masuk. Pemegang paspor Indonesia masih memerlukan visa untuk berlibur ke Amerika Serikat, dan prosesnya melibatkan pengisian formulir daring, penjadwalan, serta wawancara. Untuk keperluan kerja, studi, atau menetap, jalurnya berbeda lagi dan tidak dibahas di sini.

Aplikasi menolongmu setelah mendarat. Yang menentukan kamu bisa mendarat atau tidak tetap berkasmu.

Kalau rencanamu mencakup benua lain di perjalanan yang sama, pola persiapannya agak berbeda, dan kamu bisa membandingkannya dengan daftar aplikasi penting saat di Eropa yang kebutuhannya lebih banyak berputar di kereta antarnegara.

Siapkan aplikasi sejak dari rumah, uji satu per satu, dan pastikan peta luringmu benar-benar terunduh sebelum kamu masuk pesawat. Sementara itu, kalau kamu ingin memastikan berkas pengajuan visamu tidak punya celah sebelum diserahkan, tim visa expert GoVisa bisa membantu meninjaunya lebih dulu.