Asia

5 Hal yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Apply Visa China

Merencanakan liburan atau perjalanan bisnis ke China, dengan destinasi seperti Tembok Besar, Kota Terlarang, atau Shanghai yang futuristik, adalah impian banyak orang. Namun, bagi warga negara Indonesia (WNI), mengajukan visa turis (L Visa)...

5 Hal yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Apply Visa China

Merencanakan liburan atau perjalanan bisnis ke China, dengan destinasi seperti Tembok Besar, Kota Terlarang, atau Shanghai yang futuristik, adalah impian banyak orang. Namun, bagi warga negara Indonesia (WNI), mengajukan visa turis (L Visa) ke China memerlukan persiapan matang agar prosesnya lancar dan cepat disetujui. Artikel ini merangkum lima hal penting yang harus kamu siapkan sebelum apply visa China, berdasarkan informasi resmi, agar terhindar dari penolakan.

Paspor yang Valid dan Sesuai

Paspor adalah dokumen utama untuk apply visa China. Pastikan:

  • Paspor valid minimal 6 bulan dari tanggal rencana masuk ke China.
  • Memiliki setidaknya 2 halaman kosong untuk stiker visa.
  • Tidak rusak (misalnya, sobek atau terkena air), karena ini bisa menyebabkan penolakan langsung.

Untuk WNI, pastikan paspor sudah sesuai standar internasional (bisa e-paspor atau reguler).

Penjelasan lengkapnya ada di aturan paspor 6 bulan dan halaman kosong.

Formulir COVA dan Foto Paspor

Formulir COVA adalah inti aplikasi visa China, diisi secara online melalui situs resmi visaforchina.org:

  • Formulir COVA: Isi data pribadi, rencana perjalanan, dan riwayat kerja atau studi dengan jujur. Setelah selesai, cetak formulir beserta halaman konfirmasi yang punya barcode. Butuh waktu 30-60 menit, jadi pastikan internet stabil.
  • Foto Paspor: Ukuran 33x48 mm (atau digital 354x472 piksel), latar putih polos, diambil dalam 6 bulan terakhir, wajah jelas tanpa ekspresi berlebihan. Foto ini di-upload ke COVA dan versi fisik dibawa ke CVASC.

Kesalahan pengisian COVA atau format foto salah sering jadi alasan penolakan.

Itinerary Perjalanan dan Bukti Reservasi

Kedutaan China sangat ketat soal rencana perjalanan. Siapkan:

  • Itinerary Harian: Rencana jelas yang mencakup kota tujuan (misalnya, Beijing, Shanghai, Xian), aktivitas, dan tanggal. Tidak perlu terlalu detail, tapi harus logis dan sesuai tiket.
  • Tiket Pesawat Pulang-Pergi: Reservasi (tidak harus beli tiket asli) yang menunjukkan masuk dan keluar Cina.
  • Bukti Akomodasi: Konfirmasi hotel atau surat undangan jika menginap di rumah kenalan, termasuk alamat dan kontak.

Soal reservasi sementara, pelajari dulu tiket dan hotel dummy untuk visa.

Tips Tambahan untuk Pengajuan Visa China yang Sukses

  • Ajukan Dini: Mulai 2-3 minggu sebelum keberangkatan, karena proses bisa tertunda di musim ramai (Juni-Agustus).
  • Cek Kebijakan Transit: Jika hanya transit, cek opsi 240-hour visa-free transit (10 hari) untuk WNI sejak Juni 2025, tapi ini butuh tiket ke negara ketiga.
  • Hindari Kesalahan Kecil: Salah format foto atau itinerary tidak logis bisa bikin aplikasi ditolak.

Ketentuan transit antarnegara diringkas di panduan visa transit.

Dengan menyiapkan paspor valid, formulir COVA, itinerary, bukti keuangan, dan data biometrik, pengajuan visa China jadi mudah dan cepat. Kunci sukses adalah dokumen lengkap dan itinerary logis.